Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Agustus 2011

Senin, 08 Agustus 2011

KISAH SUKSES BILLIONER PENDIRI BANK MEGA SEKALIGUS PEMILIK STASIUN TV TRANS CORP

Apa jadinya jika seorang calon dokter gigi justru merambah bisnis televisi? Jika ingin tahu jawabannya, lihatlah sosok Chairul Tanjung, pebisnis asli pribumi yang kini namanya berkibar dengan Grup TransTV dan Trans7. Berkat kesulitan ekonomi yang menderanya, ternyata hal tersebut justru menjadi bekal mengasah ketajaman insting bisnisnya.

Chaerul Tanjung

Bermula dari awal kuliah di jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Biaya masuk kuliah kala tahun 1981 sebesar Rp 75 ribu, dengan uang kuliah per tahun Rp 45 ribu. Rupanya, untuk membayar uang kuliah tersebut, sang ibu sampai harus menggadaikan selembar kain halus.

“Saya betul-betul terenyuh dan shock, sejak saat itu saya bersumpah tidak mau meminta uang lagi ke orang tua,” kata dia pada pertengahan Januari 2009 ini.

Maka, kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 ini pun lantas memulai bisnis kecil-kecilan. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya – yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman – usaha itu bangkrut.

Ternyata, ia justru bisa makin berkembang dengan berbagai usahanya. Ia pun lantas memfokuskan usahanya ke tiga bisnis inti, yakni: keuangan, properti, dan multimedia. Melalui tangan dinginnya, ia mengakuisisi sebuah bank kecil yang nyaris bangkrut, Bank Tugu. Keputusan yang dianggap kontoversial saat itu oleh orang dekatnya. Namun, pengalaman bangkit dari kegagalan rupanya mengajarkannya banyak hal. Ia justru berhasil mengangkat bank itu, – setelah mengubah namanya menjadi Bank Mega – menjadi bank papan atas dengan omset di atas Rp1 triliun saat ini.

Selain itu, suami dari dokter gigi Ratna Anitasari ini juga merambah bisnis sekuritas, asuransi jiwa dan asuransi kerugian. Kemudian, di bisnis properti, ia juga telah membuat sebuah proyek prestisius di Kota Bandung, yang dikenal dengan Bandung Supermall. Dan, salah satu usaha yang paling melambungkan namanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Tak heran, dengan semua prestasinya, ia layak disebut sebagai “The Rising Star”. Bahkan, baru-baru ini, ia dinobatkan sebagai orang terkaya Indonesia, di posisi ke-18, dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Kini Grup Para mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Mega Capital Indonesia. Kedua, gaya hidup dan hiburan seperti Trans TV, Trans7. Ketiga berbasis sumber daya alam.


TENTANG TRANSCORPORA (TRANSCORP)

PT Trans Corporation/Trans Corpora/TransCorp (sebelumnya bernama PT Para Inti Investindo) adalah unit usaha Para Group di bidang media, gaya hidup, dan hiburan. Pada awalnya, Trans Corp didirikan sebagai penghubung antara stasiun televisi Trans TV (Televisi Transformasi Indonesia) dengan stasiun televisi yang baru saja diambil alih 49% kepemilikan sahamnya oleh Para Group dari Kompas Gramedia, Trans7 (Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh) (dahulu TV7) . Pemilik Trans Corp adalah Chairul Tanjung yang juga adalah pemilik Para Group. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1 Januari 1998.

Televisi

Trans TV didirikan pertama kali mengudara diluncurkan pembukaan publik umum diresmikan sejak pada tanggal hari Sabtu, 15 Desember 2001 sejak sekitar pukul 19:00 WIB presiden diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia adalah Megawati Soekarnoputri, Panasonic US$ 20.000.000 dan bersama dengan produk lainnya, Kelompok Kompas Gramedia, pertama kali menayangkan TV7. Hal ini juga didirikan Spacetoon, yang sekarang dimiliki oleh Trans Asia Communications Inc. sejak 1 Mei 2006. Para Group membeli saham 49% TV7 dan menamainya sebagai Trans 7. Pada tanggal 15 Desember 2006, Samsung membeli Trans Corpora dalam program Trans Penta5 di Trans TV dan Trans 7 pada tanggal 15 Desember 2006. Tahun 2007, pertukaran Samsung lebih besar dari Panasonic (Samsung: 29,95%) (Panasonic: 15,15%). 2007, Panasonic menjual 15,15% dari saham Trans Corporation kepada Samsung Group. Kemudian Trans Corpora akan bergabung dengan Media Group dan Kelompok Kompas Gramedia untuk membentuk Samsung Trans Corpora Haluan mencerminkan divestasi Panasonic dari bisnis.


Belakangan, Chairul bekerja sama dengan Jusuf Kalla membentuk taman wisata terbesar di Makassar.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.

Berkat kesuksesannya itu Majalah Warta Ekonomi menganugerahi Pria Berdarah Minang/Padang sebagai salah seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di tahun 2005 dan Dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes dengan total kekayaan $1 Miliar.
 
Read More >>

Kamis, 28 Juli 2011

10 KISAH LUCU PENUH MOTIVASI

http://www.weeklytimesnow.com.au/images/global/funny-story-graphic.jpg

1. Setelah makan malam, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring, sedangkan ayah dan putranya menonton TV di ruang tamu.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti ibu yang memecahkan piring itu.” “Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah. “Karena tak terdengar suara dia memarahi orang lain,” sahut anaknya.
Kita semua sudah terbiasa menggunakan standar yang berbeda melihat orang lain dan memandang diri sendiri, sehingga acapkali kita menuntut orang lain dengan serius, tetapi memperlakukan diri sendiri dengan penuh toleran.



2. Ada dua grup pariwisata yang pergi bertamasya ke pulau Yi Do di Jepang. Kondisi jalannya sangat buruk, sepanjang jalan terdapat banyak lubang. Salah satu pemandu berulang-ulang mengatakan keadaan jalannya rusak parah dan tak terawat.

Sedangkan pemandu yang satunya lagi berbicara kepada para turisnya dengan nada puitis, “Yang kita lalui sekarang ini adalah jalan protokol ternama di Yi Do yang bernama jalan berdekik yang mempesona.”
Walaupun keadaannya sama, namun pikiran yang berbeda akan menimbulkan sikap yang berbeda pula. Pikiran adalah suatu hal yang sangat menakjubkan, bagaimana berpikir, keputusan berada di tangan Anda.



3. Murid kelas 3 SD yang sama, mereka memiliki cita-cita yang sama pula yaitu menjadi badut. Guru dari Tiongkok pasti mencela, “Tidak mempunyai cita-cita yang luhur, anak yang tidak bisa dibina!”

Sedangkan guru dari Barat akan bilang, “Semoga Anda membawakan kecerian bagi seluruh dunia!”
Terkadang orang yang lebih tua, bukan hanya lebih banyak menuntut daripada memberi semangat, malahan sering membatasi definisi keberhasilan dengan arti yang sempit.



4. Istri sedang memasak di dapur. Suami yang berada di sampingnya mengoceh tak berkesudahan, “Pelan sedikit, hati-hati! Apinya terlalu besar. Ikannya cepat dibalik, minyaknya terlalu banyak!”

Istrinya secara spontan menjawab, “Saya mengerti bagaimana cara memasak sayur.” Suaminya dengan tenang menjawab, “Saya hanya ingin dirimu mengerti bagaimana perasaan saya … saat saya sedang mengemudikan mobil, engkau yang berada disamping mengoceh tak ada hentinya.”
Belajar memberi kelonggaran kepada orang lain itu tidak sulit, asalkan Anda mau dengan serius berdiri di sudut dan pandangan orang lain melihat suatu masalah.



5. Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun, ada seseorang yang mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang mengeluarkan kepala keluar jendala bus dan berkata dengan orang yang mengejar bus, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

Orang tersebut menjawab, “Saya harus mengejarnya . . .” Dengan nafas tersenggal-senggal dia berkata, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”
Ada sebagian orang harus berusaha keras dengan sangat serius, jika tidak demikian, maka akibatnya akan sangat tragis!

Dan juga dikarenakan harus menghadapi dengan sekuat tenaga, maka kemampuan yang masih terpendam dan sifat-sifat khusus yang tidak diketahui oleh orang lain selama ini akan sepenuhnya muncul keluar.



6. Si A : “Tetangga yang yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya.”
Si B : “Memang sungguh jahat! Adakah Anda segera melapor polisi?”
Si A : “Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya.”
Semua kejadian pasti ada sebabnya, jika sebelumnya kita bisa melihat kekurangan kita sendiri, maka jawabannya pasti berbeda.



7. Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!” Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang babi!”

Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.



8. Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”
Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”
“Siapa yang menemukan listrik?”
“Edison.”
“Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”
Pakar acapkali adalah kerangka kosong yang tidak teruji, lebih-lebih pada zaman pluralis terbuka sekarang ini.



9. Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelepon dokter rumah tangga minta pertolongan.

Dokter berkata, “Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana.”

Ibu Toto bertanya, “Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan? Dokter itu menjawab, “Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu.”
Jika peristiwa sudah terjadi, mengapa tidak dihadapi dengan tenang dan yakin. Daripada khawatir lebih baik berlega, dari pada gelisah lebih baik tenang.



10. Sebuah gembok yang sangat kokoh tergantung di atas pintu, sebatang tongkat besi walaupun telah menghabiskan tenaga besar, masih juga tidak bisa membukanya.

Kuncinya datang, badan kunci yang kurus itu memasuki lubang kunci, hanya diputar dengan ringan, ‘plak’ gembok besar itu sudah terbuka.
Hati dari setiap insan, persis seperti pintu besar yang telah terkunci, walaupun Anda menggunakan batang besi yang besar pun tak akan bisa membukanya. Hanya dengan mencurahkan perhatian, Anda baru bisa merubah diri menjadi sebuah anak kunci yang halus, masuk ke dalam sanubari orang lain.


Sumber
Read More >>

KEJUJURAN ADALAH KEKAYAAN SEJATI

http://duaraja.files.wordpress.com/2008/12/jujur.png?w=427&h=274Di jaman modern seperti saat ini,kita sebagai manusia di tuntut menjadi manusia yang pintar & creative guna dapat mengikuti arus globalisasi.Hal tersebut memang benar sekali,karena agar kita mampi berkompetesi dalam berkehidupan social di masyarakat.Tapi banyak yang kita lupakan,diantara konotasi makna pintar & creative karena pada saat ini kita dengan sangat mudah menemukan hal tersebut dalam berbagai kesempatan yang ada.

Tapi anda semua,tidak akan sering menemukan orang jujur di antara orang pintar & creative tersebut.Di karenakan manusia pada era sekarang,saat miskin moral & nilai kejujuran dalam berkehidupan sosial di masyarakat.Banyak orang pintar & creative,tidak memiliki sikap kejujuran ketika mereka berhadapan degan harta & uang yang sering mereka jumpai.

Karena banyak orang sukses di luar sana,yang hanya kaya secara harta tapi tidak kaya secara lahir & batin yang sudah di tetapkan dalam setiap ajaran agama mana pun.Terkadang mereka terjerumus,pada harta dunia yang mampu menutup & menghilangkan sikap jujur mereka terhadap sesame manusia.Karena mereka sesungguhnya belum paham tentang arti makna & tujuan utama mereka hidup di dunia selama ini.

Kejujuran akan membawa kita pada suatu titik kebahagian dunia & akhirat yang secara tidak langsung kita terima dari Tuhan.Karena harta dunia tidak akan bisa membeli kebahagian yang tercipta dari dasar hati manusia.
Read More >>

OPTIMISME, MEMBUAT HIDUP JADI HIDUP

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi32MpHnkX9inf7ht6QIpkzoP-Yrxw3TEfzSpJM2HAhzMQBQQ4ayQhII9S53Xbj_qdOv_VGpoZ7v1cWRJ6seTn7piYwHMPMO7pwuPFTS2KIKzoiAYuk_R-URu5v6QOs_yBc0kxOnI6siIE/s1600/optimis.jpg
Optimisme adalah suatu sikap yang lahir dari dalam diri individu yang merupakan sikap terhadap masalah yang sedang dihadapi. Sikap terhadap sesuatu mengandung unsur penilaian (positif atau negatif). Sikap optimisme merupakan pilihan yang dimunculkan seseorang dalam mempersepsikan masalahnya. Sikap optimis bertolak belakang dengan sikap pesimis yang berorientasi pada sikap yang negatif. 
Banyaknya tekanan hidup yang harus dialami seseorang membuat kebanyakan orang mengalami frustasi. Beberapa orang karena menghadapi beban pekerjaan yang berat harus mengalami stres pekerjaan. Problem lainnya seperti bencana alam dan kematian orang dekat juga bisa membuat depresi dan frustasi. Hanya sedikit orang yang sanggup menghindari tekanan hidup sehari-hari yang dapat membuat orang frustrasi dan berpandangan pesimistis. Namun, meski menghadapi kesukaran dan tekanan hidup, berpikir secara optimis bermanfaat khususnya untuk kesehatan.
Optimisme adalah sebuah kekuatan terbesar manusia. Optimisme memberikan energy dan arah pada tujuan yang lahir sebelum aksi nyata. Para orator ulung dan para penulis besar telah mengubah dunia dengan kemampuan berkomunikasi yang mereka miliki. Itu terjadi karena mereka telah berpikir optimis jauh-jauh hari sebelum ia dikenal orang. Saat ia mulai ke puncak pencapaiannya, amat banyak tantangan yang harus ia tundukkan. Ia terus berjalan di jalan yang telah ia pilih. Yang orang tahu hanyalah secuil keberhasilannya, sedangkan ratusan, bahkan ribuan ketidakberhasilannya tak dihiraukan lagi. Begitulah hasil pola pikir optimis.
Optimisme (dalam Islam hampir sepadan dengan kata husnu dzan), berpikir positif atau yang lebih dikenal dengan positive thinking adalah sebuah formula. Sebuah paradigma. Sebuah kerangka pikiran. Sebuah sistem cara berpikir. Memandang sesuatu dari segi baiknya saja, kendati orang lain menganggapnya buruk.
Orang optimis biasanya lebih mungkin bisa mencapai apa yang ia inginkan, bila dibanding dengan orang pesimis, yakni orang yang melihat sesuatu dari sudut negatif. Orang pesimis telah gagal, bahkan sebelum mulai sesuatu. Orang optimis telah berhasil, bahkan sebelum ia memulai pekerjaannya (Napoleon Hill dalam Berpikir dan menjadikaya).
Di sana akan ditemukan hal tak terduga, yakni, ternyata selama ini orang hidup dalam lingkungan yang pesimis, tidak ada harapan untuk maju. Tidak ada harapan untuk hidup bahagia. Sebagian besar orang terjebak dalam paradigmanya sendiri. Paradigma yang jauh dari kenyataan semesta.
Pengertian
Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang negatif. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.
Dimana saja seharusnya sikap optimisme itu dimunculkan? Menurut Victor Frankl, Sikap optimis itu dapat dimunculkan dimana saja, bahkan dalam penderitaan sekalipun. Dari pandangan ini kemudian memunculkan pendekatan logoterapi dalam psikologi.
Perbedaan Sikap Optimisme dengan Pesimisme
Dum Spiro Spero mengungkapkan: (Dimana ada kehidupan, disana ada harapan!) … Bila saya adalah salah satu dari benda-benda di langit, saya akan bersinar diatas yang baik dan buruk … Tetapi saya adalah seorang manusia.
Sikap mental orang pesimis menjurus kepada keputusasaan, sikap mental orang optimis memancarkan harapan. Sikap mental kedua, yaitu orang optimis yang harus kita peluk erat. Optimis sepanjang waktu akan membuat kita tetap bersemangat menjalani hari-hari yang kadang kita rasa membosankan.
Optimisme menghasilkan engergi positif, tetapi pesimisme menguras energy yang ada dengan menutupi atau membuang-buang energy yang ada. Jika pesimisme menuntun kedepan, maka pesimisme mendorong kebelakang, bahkan jauh kebelakang menjadi orang-orang yang neurotic.
Mamfaat Sikap Optimisme
Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.
· Lebih panjang umur
· Lebih jarang mengalami depresi
· Tingkat stres yang lebih kecil
· Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
· Lebih baik secara fisik dan mental
· Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
· Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres
Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik yang positif, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.
Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis
Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.
· Periksa diri Anda (instropeksi diri/Muhasabah)
Sewaktu berpikir bahwa tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan. Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.
· Ikuti gaya hidup sehat
Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres.
· Nikmati pekerjaan (Enjoy)
Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan.
· Cari teman yang positif
Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung dengan memberi saran yang baik. Sebaliknya jika dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres bahkan membuat ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.
· Hadapi dan terima (Qana’ah)
Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.
· Miliki rasa humor
Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.
· Catat hal baik
Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang dialami dan ingat hal-hal yang buruk untuk diubah.
· Aturan sederhana
Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.
Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan.
Siapa saja yang seharusnya optimis
Masyarakat Harus Optimis
Orang optimis adalah orang yang berfikir bahwa rezeki di dunia ini begitu banyak, sehingga ia berusaha keras untuk meraihnya, ia yakin rezeki yang bayak itu pasti ia dapatkan, jika tak cepat, mungkin juga kurang cepat, namun ia yakin pasti mendapatkannnya, meski dengan melalui beberapa ketidakberhasilan.
Dalam hal berusaha, orang optimis bersedia menunda mengaharap hasil sampai waktu yang sesuai untuknya. Jadi, orang optimis bukan tukang utang. Ia dapat menikmati apa yang telah ia dapatkan, seraya mencari yang lain.
Pemeluk Agama Optimis
Dalam hal beragama, orang optimis hanya berfikir untuk mencari pahala dan berbuat baik untuk manusia lain. Orang beragama yang optimis tidak menyibukkan diri dengan mengkritik ibadah dan gaya hidup orang lain. Ia lebih banyak memberi jalan keluar dari orang lain, dan ia tak pernah menyalahkan siapapun meski memang salah, namun, ia mengajukan penyelesaian.
Orang optimis selalu merasa dirinya aman dan terlindung. Ia merasa semua orang adalah saudaranya. Hidup orang optimis adalah hidup orang yang bahagia. Ia selalu membantu orang lain keluar dari kesulitan, tetu saja sesuai kemampuannya. Ummat optimis lebih bayak mengingat surga dari neraka.
Pemimpin yang Optimis
Pemimpin optimis adalah pemimpin yang menganggap anggotanya selalu bersamanya untuk membangun organisasi. Pemimpin menganggap seluruh anggotanya adalah saudaranya. Pemimpin bertindak sebagai pengasuh, sebagai orang tua bagi seluruh anggota. Pemimpin yang begini adalah pemimpin yang diidolakan sepanjang zaman.
Penjabat kuasa yang optimis adalah pejabat yang berprinsip bahwa jabatannya sebagai amanah yang harus ia pertanggung jawabkan. Ia sadar bahwa ia diamanatkan. Pejabat optimis bertindak sebagai penunjuk jalan bagi kemajuan organisasi. Ia bekerjasama dengan segenap anggota yang beberapa orang lebih pandai dari dia. Kendati ia adalah orang nomor satu di, ia tahu, orang lain yang lebih pandai itu, mungkin saja tidak mau menjadi pejabat di kursinya sekarang. Pejabat optimis hanya ambil yang haknya saja.
Atasan Optimis
Atasan optimis adalah yang mampu membuat bawahannya bekerja maksimal. Atasan yang begini bisa membuat suasana tempat bekerja yang ia pimpin sebagai tempat yang penuh kegembiraan dan persaudaraan. Kehadirannya selalu dinantikan bawahan. Ia disayangi, bukan disegani, apalagi ditakuti. Ia mampu menyemangati siapapun, kendati keadaan perusahaannya sedang dalam masaalah besar. Ia selalu bisa menunjukkan peluang untuk maju. Dalam mulutnya selalu keluar kata ‘Ayo!” tak pernah mulutnya mengucapkan “Jangan!”
Manusia Optimis
Orang optimis mampu menghidupkan sebuah kampung yang telah mati. Ia bisa membuat sesuatu yang dibilang lingkungannya tak mungkin. Orang optimis bisa mempengaruhi bangsanya yang tertindas untuk menuntut merdeka. Ia seorant motivator handal dan ulung. Hidup bersama orang semacam ini adalah sebuah anugrah. Ada anugrah yang lebih besar, yakni, membuat diri kita menjadi optimis dalam segala hal. Optimis adalah sikap yang membuat seseorang menjadi pemenang.
Satu hal yang lebih menggembirakan, orang optimis bisa membuat orang di sekelilingnya ikut optimis, tetulah jika aura keoptimisannya lebih besar dari orang-orang tersebut. Jika ingin punya aura optimis yang besar, maka kita harus menguasai tehnik berkomunikasi yang efektif. Komunikasi efektif diperlukan karena budaya penduduk bumi bersumber darinya. Dan kita tahu, bapak moyang komunikasi adalah berbicara, selanjutnya barulah menulis.
Para orator ulung dan para penulis besar telah mengubah dunia dengan kemampuan berkomunikasi yang mereka miliki. Itu semua terjadi karena mereka telah berpikir optimis jauh-jauh hari sebelum ia dikenal orang. Saat ia mulai ke puncak pencapaiannya, amat banyak tantangan yang harus ia tundukkan. Ia terus berjalan di jalan yang telah ia pilih. Yang orang tahu hanyalah secuil keberhasilannya, sedangkan ratusan, bahkan ribuan ketidakberhasilannya tak dihiraukan lagi. Begitulah hasil pola pikir optimis.
Kesimpulan
Orang yang optimism selalu mengambil sisi-sisi positif dari segala hal yang dihadapi. Kendati begitu, optimisme kadang jadi becana. Optimisme yang begitu disebut optimisme buta. Optimisme semacam ini dipraktikkan tanpa pendukung yang memadai. Orang semacam ini disebut pemikir optimis, artinya optimis itu hanya dalam pemilirannya saja, namun ia tak menyediakan pendukung. Jika ini yang terjadi, dapat dipastikan, orang itu takkan berhasil. Optimis yang tepat adalah optimisme positif. Orang begini disebut peyakin positif. Bedanya hanya pada pendukung. Misalnya, jika diturunkan ke sebuah danau, pemikir positif langsung turun ke danau itu, ia menganggap danau itu dangkal dan ia bisa berenang walau tak pernah mempelajarinya. Sedangkan peyakin positif adalah orang yang telah belajar berenang, dan ia telah mencari tahu, berapa dalam danau itu.
Para pemikir positif sering membawa kehancuran, sedangkan para peyakin positif sering membawa kemajuan, kendati butuh waktu lebih lama. Misal dalam hal politik, politik praktis adalah cara berpolitik orang pesimis. Sedangkan politik manusiawi dipraktikkan peyakin positif.
Read More >>

Sabtu, 23 Juli 2011

4 KISAH SUKSES, DULU KACUNG SEKARANG BOSS

“Lahir miskin bukan salah anda, tapi mati miskin itu kesalahan anda.” Inilah sebuah ungkapan dari pengusaha sukses asal Amerika, Donald Trump. 


Sebuah ungkapan yang mengandung makna, bahwa sejatinya, diri kita sendiri harus mampu mengubah nasib. Dan inilah kisah-kisah sejumlah nara sumber Kick Andy yang berhasil mengubah hidupnya dari titik nol hingga menjulang posisi tertinggi yang dicapainya.

1. Lalu Faturrahman
Hidup di lokasi yang memiliki keindahan panorama alam, memberikan banyak ide bagi Lalu Faturrahman. Selepas SMA, ia memiliki keinginan untuk belajar bahasa inggris dan menjadi pengusaha perhotelan. Dan Faturrahman pun memulai karir sebagai pemandu wisata atau guide di Lombok, sekaligus memperdalam bahasa inggrisnya. Ia juga sempat mengadu nasibnya dengan menjadi guide di pulau wisata Bali.

Faturahman kemudian sempat melanglang ke beberaoa Negara untuk bekerja di hotel atau di restoran. Dan tahun 1998, ia memutuskan kembali ke Lombok. Dengan bekal pengalaman demikian banyak, ia kemudian berinisiatif untuk mengembangkan pariwisata di tanah kelahirannya sendiri.

Tiga belas tahun berselang, kini Faturrahman telah benar-benar mencapai impiannya. Pemandu wisata itu kini sudah memiliki sebuah bisnis perhotelan yakni Resort Villa Sempiak, di Selong Belanak, Pulau Lombok. “Yang menentukan semua adalah Tuhan, Tapi saya tidak akan melepaskan setiap kesempatan yang diberikan dalam mencapai tujuan,” tegas Fatur saat di Kick Andy.

2. Wibowo
Kisah lainnya adalah tentang Wibowo, anak muda asal Desa Grobogan, Jawa Tengah yang hijrah dan membawa mimpinya ke Jakarta di tahun 1995. Wibowo yang lulusan SD ini, pertama kali datang sebagai kuli bangunan dan pada tahun 1998 saya mulai alih kerja jadi tukang ojek.

Anak desa selalu membawa mimpi untuk menaklukan Jakarta dan Wibowo mampu melakukannya. Bayangkan, tukang ojek ini sekarang sudah menjadi pengusaha cuci mobil robotic. Ia memiliki 5 outlet robotic car wash di seputaran Jakarta ini, dengan omzet ratusan juta.

Selain usaha pencucian mobil, Wibowo melakukan ekspansi usaha ke produksi sabun dan snow wash, bahan dasar untuk pencucian mobil teknik snow wash. Dan dia sudah memasarkan produknya hampir ke seluruh Indonesia.

3. Erwin Tenggono
Sementara itu Erwin Tenggono, memiliki masa remaja yang produktif. Erwin bekerja sebagai pelayan toko, berjualan keliling, hingga jadi kuli panggul di kota kelahirannya, Palembang. Waktu remaja, dia berpikir bahwa pekerjaan terkeren yang harus ia raih adalah menjadi salesman. Dan Erwin harus memupus mimpinya jadi sales, karena pada akhirnya ia diterima sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan obat ternama di Palembang.

“Apa posisi anda sekarang di perusahaan obat itu?,” Tanya Host Andy F. Noya. Erwin menjawab : “Saya sekarang presiden direktur.”

Ya! Seorang penjaga gudang itu kini sudah menempati posisi sebagai Presiden Direktur. Belum lagi jabatan-jabatan sebagai komisaris di perusahaan-perusahaan lainnya.

4. Muhammad Sani

Ia lahir ditengah keluarga sederhana, anak ke dua dari 10 bersaudara. Ayahnya Subakir hanyalah se-orang petani kecil yang hanya memiliki sepetak tanah. Sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga biasa. Namun kondisi demikian tak lantas membuat Sani kecil patah semangat belajar. Di tengah jadwal belajarnya, ia juga harus membantu perekonomian keluarga, seperti menorah getah karet, mengumpulkan daun pinang kering yang laku dijual. Dan hasilnya, untuk membiayai sekolah serta membeli sagu untuk santap keluarga.


Sani tak berani bermimpi untuk kuliah, maka lulus sekolah menengah atas Sani pun mengambil kursus dinas C (KDC) , lulus dari kursun itu Sani diterima bekerja di kantor kecamatan, dengan jabatan awal sebagai penghitung tamu dan sebulan kemudian naik menjadi pembuat amplop dari kertas bekas di kantor Kecamatan Bintan Timur, Kijang, Kepulauan Riau.


Dan tukang pembuat amplop itu, sekarang sudah menjadi GUbernur di Kepulauan Riau, sekarang.

Read More >>

Jumat, 22 Juli 2011

5 MUSISI DUNIA PENYANDANG CACAT YANG MENJADI LEGENDARIS

Biasanya orang berpikir bahwa cacat atau ketidaksempurnaan indra menjadi alasan yang menghambat kreasi, khususnya dalam dunia musik. Siapa yang menyangka bahwa orang buta bisa dengan lihainya memainkan alat musik, atau siapa yang mengira bahwa seorang dengan keterbatasan pendengaran bisa bernyanyi-nyanyi seolah-olah orang tidak tahu apa kekuranganya. Namun ada beberapa musisi yang berhasil mematahkan mitos bahwa orang dengan keterkurangan fisik atau indra justru malah membuat karya yang melambung. Berikut 5 musisi tersebut:
1. Brian Wilson

Brian Wilson, Salah satu anggota dari Band The Beach Boys. Dia adalah penulis lagu yang handal untuk band tersebut. Namun tidak ada yang menyangka bahwa sebenarnya dia memiliki sebuah kekurangan. Beliau memiliki masalah dalam pendengaranya, meskipun tidak sepenuhnya tuli. Telinga kanannya tidak berfungsi dengan baik. Menurut pemaparnya, hal itu terjadi ketika masih kecil ayahnya pernah memukul kepalanya dengan sesuatu benda. Hal itu tidak membuat dia berhenti berkarya dalam bermusik, bahkan sampai sekarang karyanya masih banyak disukai.

2. Tonny Iommy

Tonny Iommy, gitaris band Black Sabbath. Secara logika, gitaris harus memiliki jari-jari yang sempurna untuk memainkan nada di fret-fretnya. Namun semua pandangan dirubah oleh Tonny Iommy. Dia adalah seorang gitaris yang memiliki kekurangan pada jarinya. Pada usia 17 tahun, dalam sebuah kecelakaan pabrik industri, Tommy kehilangan ujung jari tengahnya. Untuk mengatasi kekuranganya tersebut, tommy membuat sebuah 'jari palsu' pada tanganya. Dia melelehkan botol plastik untuk dibentuk dan dipasang di jari jarinya untuk kemudian ditutup dengan kulit, sehingga pada akhirnya dia masih bisa terus memainkan nada nada indah melalui jari-jarinya itu.

3. Rick Allen

'Mungkin kalau bukan karena kecelakaan itu, saya tidak akan seperti sekarang ini.' Mungkin itulah sedikit petikan dari Rick Allen, drummer Def Leppard. Dia bergabung dengan Def Leppard di tahun 1980. Ironisnya, di tahun 1984 dia mengalami sebuah kecelakaan mobil yang membuat ia harus kehilangan tangannya. Untuk mengatasi keterbatasan lenganya itu, Allen membuat sebuah drum kit yang dibuat khusus. Dan diapun masih terus bisa memukul drum meski dengan satu tangan.

4. Ludwig Van Beethoven

Siapa yang tak kenal dengan komposer hebat ini. Mulai dari karya-karyanya di era musik klasik sampai romantik. Sayangnya, pada tahun 1870 dia sedikit-sedikit kehilangan pendengarannya sampai akhirnya tuli sepenuhnya. Untuk melanjutkan karyanya dalam bermusik. Tiap kali bermain piano, dia membuat sebuah tongkat di papan suara pianonya. Tongkat itu dia gigit, dan tiap kali tongkat itu bergetar Beethoven mampu menangkap setiap nada-nada yang keluar. Kami selalu salut terhadap segala bentuk kreativitasmu, Beethoven.
Quotes : “The barriers are not erected which can say to aspiring talents and industry, ‘Thus far and no farther.'”
– Ludwig van Beethoven Beethoven -

5. Stevie Wonder

Semua orang tahu bahwa Stevie Wonder adalah seorang pencipta lagu, penyanyi dan produser rekaman yang hebat. Namun, semua orang juga tahu bahwa sejak kecil Stevie terlahir buta. Meski begitu, Stevie Wonder berhasil meyakinkan seluruh dunia bahwa buta bukan satu-satunya halangan untuk berkarya.



Read More >>

PELAJARAN BERHARGA DARI SEORANG TUNA NETRA


Ini adalah kisah dua orang pria yang sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita penyakit yang mengharuskannya duduk dekat jendela disamping tempat tidurnya selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan untuk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah.

Sedangkan pria yang lain harus berbaring. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini berteriak di malam hari (mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.

Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk sambil melihat keluar jendela. Sambil tersenyum dan dengan wajah gembira dia menggumam, "Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi." gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum. Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, "Apa yang kau lihat di luar sana, kawan?"

"Sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah." jelas pria yang duduk

Setiap sore ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria yang hanya bisa berbaring merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan begitu detil sehingga membuat pria yang berbaring membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya pun semakin bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi, seorang perawat mendapati pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya.

Pria yang kedua merasa begitu kehilangan seorang teman yang mengisi hari harinya. Begitu penasarannya dengan apa yang diceritakan oleh sang kawan hingga ia meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah...........TEMBOK KOSONG!!!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Dari perawat itulah dia menyadari bahwa rekannya yang sudah meninggal ternyata Seorang Tuna Netra yang terserang penyakit parah dan kronis

Catatan :
Kata yang penuh semangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.

Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.
 
 
 
Read More >>

Sabtu, 16 Juli 2011

3 HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN DALAM HUBUNGAN

Tak ingin hubungan cinta kandas di tengah jalan? Perhatikan hal-hal yang tak boleh Anda lakukan.

Berikut ini tiga tindakan yang akan menganggu hubungan, seperti dikutip dari SheKnows.

1. Mempermasalahkan hal kecil
Jangan rusak kebahagiaan Anda dan pasangan dengan hobi merajuk Anda.Jangan gara-gara si dia terlambat lima menit saat makan malam, kencan Anda jadi berantakan. Lebih baik simpan energi Anda untuk berdiskusi , tertawa dan berbagi kebahagiaan bersamanya. Merajuk dan marah boleh saja, namun alasannya haruslah kuat.


2. Menghukum
Sebuah hubungan yang baik tidak berisi dendam atau hukuman. Justru hubungan akan lebih kuat jika Anda dan pasangan bisa saling mengerti satu sama lain, dan saling memaafkan. menghukum pasangan hanya akan memberi jarak pada Anda berdua. Tanpa Anda sadari, hubungan yang dijalani semakin lama semakin renggang.


3. Membahas kesalahan masa lalu
Saat Anda memutuskan untuk memaafkan, maka hal tersebut harus benar-benar dilakukan. Jangan sampai Anda membahas kesalahan masa lalu pasangan untuk menyerangnya jika sedang beradu argumen. Itu hanya akan membuat pasangan Anda jengah dan merasa dipojokkan. Padahal permintaan maaf tulus sudah meluncur dari bibirnya. Hubungan Anda bisa jadi berantakan.
Read More >>

PILIH MORGAN SM*SH ATAU INDONESIA ?

Kalau misalnya ada dari salah satu temen-temen kelompok PENCAPIR (PENgamat CeritA-cerita PIeRa!) yang bertanya, 'seberapa besar sih rasa cinta yang mulia Teteh Piera sama Morgan SM*SH?'

Saya cuma bisa anggukan kepala secara perlahan namun pasti yang kemudian diikuti gerakan pemanasan senam SKJ '92.

Tapi, kalau ada yang nanya, 'seberapa besar sih rasa cinta yang mulia Teteh Piera sama Indonesia?'

Hmmmmm, saya pun hanya akan menggelengkan kepala pelan lalu berlari sampai monas dan berteriak, 'GUE CINTAAAAAAAAAA BANGET LAH SAMA NEGARA GUE!'

Banyak orang yang pesimis dengan Indonesia, tapi saya bukan salah satunya, tapi salah duanya, kekekeke. Yup, Indonesia emang sebuah negara dengan sejuta masalah, tapi…..Italia juga gitu kok. Amerika yang disebut negara adidaya juga nggak kalah gede masalahnya sama Indonesia, malahan saya yakin, masalahnya berkali-kali lipat lebih banyak dari Indonesia. Jepang, Afrika Selatan, Jerman, Mongolia, semua negara di dunia ini punya masalah.

Nggak ada yang salah sama masalah, masalah itu memaksa kita untuk berpikir lebih keren lagi. Misalnya aja masalah Gayus. Setuju banget lah saya, kalau salah satu cara terbaik untuk menghukum koruptor adalah dimiskinkan. Tapi, coba liat dari sisi yang berbeda, dengan terungkapnya kasus Gayus, penjagaan di airport tampak lebih ketat dan alat tanda pengenal penduduk dibenahi sedemikian rupa oleh pemerintah.

Ketika rasa galau melanda diri saya dan merasa pesimis akan hidup ini, banyak dari teman-teman saya bilang, 'ayooo Pe, keep move on! Nggak selamanya lo bakal di bawah. Lo pasti bisalah ngehadepin masalah lo. Semangat terus! Jangan menyerah! Terus berjuang! Keep on your good faith!'

Banyak temen saya bilang, kalau saya ngeluh terus, hidup saya ya nggak bakal maju.

Begitu pula dengan apa yang terjadi dengan negara ini, ketika negara Indonesia lagi galau-galau-nya, boleh dong saya ngasih nasehat yang sama kepada orang-orang yang pesimis, 'ayoooo, keep move on! Nggak selamanya Indonesia bakal di bawah. Indonesia pasti bisalah ngehadepin masalahnya. Semangat terus! Jangan menyerah! Terus berjuang! Keep on your good faith!'

Saya pengen bilang sama orang-orang yang pesimis sama Indonesia, kalau mereka ngeluh terus, hidup Indonesia ya nggak bakal maju.

Kan kata Tuhan juga, kita itu apa yang kita pikirkan…Lupa ayat berapa en surat apa, yang pasti bukan surat kaleng ataupun surat cinta saya ke Morgan SM*SH, kekekeke. *Ralat terbaru: Eh ternyata menurut Fadli Robbi, salah satu teman kelompok PENCAPIR (PENgamat CeritA-cerita PIeRa!) ini kagak termasuk ayat di kitab suci deng, kakakaka, ketauan déh pengetahuan agama saya masih tertinggal jauh.

Jadi, kalau saya nggak mau pesimis sama hidup saya, saya kudu berpikir, kalau saya optimis. Begitu juga sama temen-temen yang pesimis sama masa depan Indonesia. Kita kudu yakin kalau Indonesia itu negara terkece di dunia lah Mas-Bro :)

Saya tau, mungkin ini sekiranya apa yang ada di dalam pikiran orang-orang yang pesimis akan Indoneisa:


'Aku peduli...
Tapi masa depan bangsaku
Itu bukan yang paling penting buat aku
Duit banyak
Hidup senang
Posisi
Jauh lebih penting dari
Keadilan
Integritas
Moral
Aku yakin dan pasti
Ada harapan
Negaraku masih menjunjung moral yang tinggi
Tapi itu nggak bakal bertahan
Nafsu lebih dinoomor-satukan
Trend menunjukan
Anak cucu kita akan menuai kebobrokan kita
Aku nggak percaya
Indonesia akan tetap jaya
Memandang ke depan, aku melihat
'Degadrasi moral melanda anak muda'
'Kawin-cerai apa salahnya?'
'Korupsi udah jadi budaya'
'Video mesum, itu mah biasa'
Nggak bisa dibilang lagi
Masih ada yang peduli akan bangsa ini
Udah jelas banget
Generasi ini udah ancur dan nggak ada harapan
Sungguh sedih dan konyol kalau kita pikir
Kita bisa menjadikan dunia ini lebih baik
'

Tapi saya yakin, kalau orang-orang hebat akan berpikir sebaliknya. I mean…..Really! Coba deh baca pemikiran orang-orang pesimis akan kehebatan bangsa Indonesia ini sebaliknya! Bener-bener dibalik! Dari bawah ke atas. Dari kalimat terakhir ke kalimat awal. Reverse!





Is it awesome?

Kita emang nggak mau tutup mata sama apapun yang terjadi sama bangsa kita sendiri. Mulai dari macetnya kota Jakarta yang berkepanjangan sampai macetnya otak para koruptor yang berpikir bahwa korupsi tampak lebih kece daripada melakukan kegiatan jagain baskom subuh-subuh, sambil nungguin lilin padam dan ngambil barang-barang penting dari rumah penduduk sekitar (dibaca: ngepet, red).

Tapi, kita juga nggak mau dong tutup mata sama para ilmuwan Indonesia yang berkarya nggak kalah kecenya. Para anak muda Indonesia yang meluangkan waktunya untuk berlatih tarian-tarian tradisional demi bisa bikin sebuah performance yang keren abis di mata dunia. Atau setidaknya, mamang-mamang yang lebih ikhlas untuk jualan bakso gerobak daripada ngelakuin 'ngepet-berjamaah'.

Kita hidup di Indonesia bukan untuk tau siapa aja yang udah nilep duit negara, tapi untuk menjadi seorang warga negara yang yakin kalau bangsanya itu keren abeeeeeeeeees!

'Bai de wei, kalau yang mulia Teteh Piera disuruh milih, lebih cinta mana? Antara Morgan SM*SH sama bangsa Indonesia? Mau pilih yang mana?'

Hmmmmm, pertanyaan yang cukup sulit Mas-Bro…..Kayanya saya butuh shalat istikharah dulu déh. Eh, tapi Morgan SM*SH kan masih termasuk bangsa Indonesia juga ya?
Read More >>

SIFAT-SIFAT NABI MUHAMMAD SAW

http://onay17.files.wordpress.com/2011/03/islam.jpeg?w=560Fizikal Nabi
Telah dikeluarkan oleh Ya'kub bin Sufyan Al-Faswi dari Al-Hasan bin Ali ra. katanya: Pernah aku menanyai pamanku (dari sebelah ibu) Hind bin Abu Halah, dan aku tahu baginda memang sangat pandai mensifatkan perilaku Rasulullah SAW, padahal aku ingin sekali untuk disifatkan kepadaku sesuatu dari sifat beliau yang dapat aku mencontohinya, maka dia berkata: Adalah Rasulullah SAW itu seorang yang agung yang senantiasa diagungkan, wajahnya berseri-seri layak bulan di malam purnamanya, tingginya cukup tidak terialu ketara, juga tidak terlalu pendek, dadanya bidang, rambutnya selalu rapi antara lurus dan bergelombang, dan memanjang hingga ke tepi telinganya, lebat, warnanya hitam, dahinya luas, alisnya lentik halus terpisah di antara keduanya, yang bila baginda marah kelihatannya seperti bercantum, hidungnya mancung, kelihatan memancar cahaya ke atasnya, janggutnya lebat, kedua belah matanya hitam, kedua pipinya lembut dan halus, mulutnya tebal, giginya putih bersih dan jarang-jarang, di dadanya tumbuh bulu-bulu yang halus, tengkuknya memanjang, berbentuk sederhana, berbadan besar lagi tegap, rata antara perutnya dan dadanya, luas dadanya, lebar antara kedua bahunya, tulang belakangnya besar, kulitnya bersih, antara dadanya dan pusatnya dipenuhi oleh bulu-bulu yang halus, pada kedua teteknya dan perutnya bersih dari bulu, sedang pada kedua lengannya dan bahunya dan di atas dadanya berbulu pula, lengannya panjang, telapak tangannya lebar, halus tulangnya, jari telapak kedua tangan dan kakinya tebal berisi daging, panjang ujung jarinya, rongga telapak kakinya tidak menyentuh tanah apabila baginda berjalan, dan telapak kakinya lembut serta licin tidak ada lipatan, tinggi seolah-olah air sedang memancar daripadanya, bila diangkat kakinya diangkatnya dengan lembut (tidak seperti jalannya orang menyombongkan diri), melangkah satu-satu dan perlahan-lahan, langkahnya panjang-panjang seperti orang yang melangkah atas jurang, bila menoleh dengan semua badannya, pandangannya sering ke bumi, kelihatan baginda lebih banyak melihat ke arah bumi daripada melihat ke atas langit, jarang baginda memerhatikan sesuatu dengan terlalu lama, selalu berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya, selalu memulakan salam kepada siapa yang ditemuinya.

Kebiasaan Nabi
Kataku pula: Sifatkanlah kepadaku mengenai kebiasaannya!Jawab pamanku: Adalah Rasulullah SAW itu kelihatannya seperti orang yang selalu bersedih, senantiasa banyak berfikir, tidak pernah beristirshat panjang, tidak berbicara bila tidak ada keperluan, banyak diamnya, memulakan bicara dan menghabiskannya dengan sepenuh mulutnva, kata-katanya penuh mutiara mauti manikam, satu-satu kalimatnya, tidak berlebih-lebihan atau berkurang-kurangan, lemah lembut tidak terlalu kasar atau menghina diri, senantiasa membesarkan nikmat walaupun kecil, tidak pernah mencela nikmat apa pun atau terlalu memujinya, tiada seorang dapat meredakan marahnya, apabila sesuatu dari kebenaran dihinakan sehingga dia dapat membelanya.

Dalam riwayat lain, dikatakan bahwa baginda menjadi marah kerana sesuatu urusan dunia atau apa-apa yang bertalian dengannya, tetapi apabila baginda melihat kebenaran itu dihinakan, tiada seorang yang dapat melebihi marahnya, sehingga baginda dapat membela kerananya. Baginda tidak pernah marah untuk dirinya, atau membela sesuatu untuk kepentingan dirinya, bila mengisyarat diisyaratkan dengan semua telapak tangannya, dan bila baginda merasa takjub dibalikkan telapak tangannya, dan bila berbicara dikumpulkan tangannya dengan menumpukan telapak tangannya yang kanan pada ibu jari tangan kirinya, dan bila baginda marah baginda terus berpaling dari arah yang menyebabkan ia marah, dan bila baginda gembira dipejamkan matanya, kebanyakan ketawanya ialah dengan tersenyum, dan bila baginda ketawa, baginda ketawa seperti embun yang dingin.

Berkata Al-Hasan lagi: Semua sifat-sifat ini aku simpan dalam diriku lama juga. Kemudian aku berbicara mengenainya kepada Al-Husain bin Ali, dan aku dapati ianya sudah terlebih dahulu menanyakan pamanku tentang apa yang aku tanyakan itu. Dan dia juga telah menanyakan ayahku (Ali bin Abu Thalib ra.) tentang cara keluar baginda dan masuk baginda, tentang cara duduknya, malah tentang segala sesuatu mengenai Rasulullah SAW itu.

Rumah Nabi
Berkata Al-Hasan ra. lagi: Aku juga pernah menanyakan ayahku tentang masuknya Rasulullah SAW lalu dia menjawab: Masuknya ke dalam rumahnya bila sudah diizinkan khusus baginya, dan apabila baginda berada di dalam rumahnya dibagikan masanya tiga bagian. Satu bagian khusus untuk Allah ta'ala, satu bagian untuk isteri-isterinya, dan satu bagian lagi untuk dirinya sendiri. Kemudian dijadikan bagian untuk dirinya itu terpenuh dengan urusan di antaranya dengan manusia, dihabiskan waktunya itu untuk melayani semua orang yang awam maupun yang khusus, tiada seorang pun dibedakan dari yang lain.
Di antara tabiatnya ketika melayani ummat, baginda selalu memberikan perhatiannya kepada orang-orang yang terutama untuk dididiknya, dilayani mereka menurut kelebihan diri masing-masing dalam agama. Ada yang keperluannya satu ada yang dua, dan ada yang lebih dari itu, maka baginda akan duduk dengan mereka dan melayani semua urusan mereka yang berkaitan dengan diri mereka sendiri dan kepentingan ummat secara umum, coba menunjuki mereka apa yang perlu dan memberitahu mereka apa yang patut dilakukan untuk kepentingan semua orang dengan mengingatkan pula: "Hendaklah siapa yang hadir menyampaikan kepada siapa yang tidak hadir. Jangan lupa menyampaikan kepadaku keperluan orang yang tidak dapat menyampaikannya sendiri, sebab sesiapa yang menyampaikan keperluan orang yang tidak dapat menyampaikan keperluannya sendiri kepada seorang penguasa, niscaya Allah SWT akan menetapkan kedua tumitnya di hari kiamat", tiada disebutkan di situ hanya hal-hal yang seumpama itu saja.
Baginda tidak menerima dari bicara yang lain kecuali sesuatu untuk maslahat ummatnya. Mereka datang kepadanya sebagai orang-orang yang berziarah, namun mereka tiada meninggalkan tempat melainkan dengan berisi. Dalam riwayat lain mereka tiada berpisah melainkan sesudah mengumpul banyak faedah, dan mereka keluar dari majelisnya sebagai orang yang ahli dalam hal-ihwal agamanya.

Luaran Nabi
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Kemudian saya bertanya tentang keadaannya di luar, dan apa yang dibuatnya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW ketika di luar, senantiasa mengunci lidahnya, kecuali jika memang ada kepentingan untuk ummatnya. Baginda selalu beramah-tamah kepada mereka, dan tidak kasar dalam bicaranya. Baginda senantiasa memuliakan ketua setiap suku dan kaum dan meletakkan masing-masing di tempatnya yang layak. Kadang-kadang baginda mengingatkan orang ramai, tetapi baginda senantiasa menjaga hati mereka agar tidak dinampakkan pada mereka selain mukanya yang manis dan akhlaknya yang mulia. Baginda selalu menanyakan sahabat-sahabatnya bila mereka tidak datang, dan selalu bertanyakan berita orang ramai dan apa yang ditanggunginya. Mana yang baik dipuji dan dianjurkan, dan mana yang buruk dicela dan dicegahkan.
Baginda senantiasa bersikap pertengahan dalam segala perkara, tidak banyak membantah, tidak pernah lalai supaya mereka juga tidak suka lalai atau menyeleweng, semua perkaranya baik dan terjaga, tidak pernah meremehkan atau menyeleweng dari kebenaran, orang-orang yang senantiasa mendampinginya ialah orang-orang paling baik kelakuannya, yang dipandang utama di sampingnya, yang paling banyak dapat memberi nasihat, yang paling tinggi kedudukannya, yang paling bersedia untuk berkorban dan membantu dalam apa keadaan sekalipun.

Majlis Nabi
Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya lalu bertanya pula tentang majelis Nabi SAW dan bagaimana caranya ? Jawabnya: Bahwa Rasulullah SAW tidak duduk dalam sesuatu majelis, atau bangun daripadanya, melainkan baginda berzikir kepada Allah SWT baginda tidak pernah memilih tempat yang tertentu, dan melarang orang meminta ditempatkan di suatu tempat yang tertentu. Apabila baginda sampai kepada sesuatu tempat, di situlah baginda duduk sehingga selesai majelis itu dan baginda menyuruh membuat seperti itu. Bila berhadapan dengan orang ramai diberikan pandangannya kepada semua orang dengan sama rata, sehingga orang-orang yang berada di majelisnya itu merasa tiada seorang pun yang diberikan penghormatan lebih darinya. Bila ada orang yang datang kepadanya kerana sesuatu keperluan, atau sesuatu masliahat, baginda terus melayaninya dengan penuh kesabaran hinggalah orang itu bangun dan kembali.
Baginda tidak pemah menghampakan orang yang meminta daripadanya sesuatu keperluan, jika ada diberikan kepadanya, dan jika tidak ada dijawabnya dengan kata-kata yang tidak mengecewakan hatinya. Budipekertinya sangat baik, dan perilakunya sungguh bijak. Baginda dianggap semua orang seperti ayah, dan mereka dipandang di sisinya semuanya sama dalam hal kebenaran, tidak berat sebelah. Majelisnya semuanya ramah-tamah, segan-silu, sabar menunggu, amanah, tidak pemah terdengar suara yang tinggi, tidak dibuat padanya segala yang dilarangi, tidak disebut yang jijik dan buruk, semua orang sama kecuali dengan kelebihan taqwa, semuanya merendah diri, yang tua dihormati yang muda, dan yang muda dirahmati yang tua, yang perlu selalu diutamakan, yang asing selalu didahulukan.

Berkata Al-Hasan ra. lagi: Saya pun lalu menanyakan tentang kelakuan Rasulullah SAW pada orang-orang yang selalu duduk-duduk bersama-sama dengannya? Jawabnya: Adalah Rasulullah SAW selalu periang orangnya, pekertinya mudah dilayan, seialu berlemah-lembut, tidak keras atau bengis, tidak kasar atau suka berteriak-teriak, kata-katanya tidak kotor, tidak banyak bergurau atau beromong kosong segera melupakan apa yang tiada disukainya, tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepadanya, tidak suka menjadikan orang berputus asa. Sangat jelas dalam perilakunya tiga perkara yang berikut. Baginda tidak suka mencela orang dan memburukkannya. Baginda tidak suka mencari-cari keaiban orang dan tidak berbicara mengenai seseorang kecuali yang mendatangkan faedah dan menghasilkan pahala.
Apabila baginda berbicara, semua orang yang berada dalam majelisnya memperhatikannya dengan tekun seolah-olah burung sedang tertengger di atas kepala mereka. Bila baginda berhenti berbicara, mereka baru mula berbicara, dan bila dia berbicara pula, semua mereka berdiam seribu basa. Mereka tidak pernah bertengkar di hadapannya. Baginda tertawa bila dilihatnya mereka tertawa, dan baginda merasa takjub bila mereka merasa takjub. Baginda selalu bersabar bila didatangi orang badwi yang seringkali bersifat kasar dan suka mendesak ketika meminta sesuatu daripadanya tanpa mahu mengalah atau menunggu, sehingga terkadang para sahabatnya merasa jengkel dan kurang senang, tetapi baginda tetap menyabarkan mereka dengan berkata: "Jika kamu dapati seseorang yang perlu datang, hendaklah kamu menolongnya dan jangan menghardiknya!". Baginda juga tidak mengharapkan pujian daripada siapa yang ditolongnya, dan kalau mereka mau memujinya pun, baginda tidak menggalakkan untuk berbuat begitu. Baginda tidak pernah memotong bicara sesiapa pun sehingga orang itu habis berbicara, lalu barulah baginda berbicara, atau baginda menjauh dari tempat itu.

Diamnya Nabi
Berkata Al-Hasan r.a. lagi: Saya pun menanyakan pula tentang diamnya, bagaimana pula keadaannya? Jawabnya: Diam Rasulullah SAW bergantung kepada mempertimbangkan empat hal, yaitu: Kerana adab sopan santun, kerana berhati-hati, kerana mempertimbangkan sesuatu di antara manusia, dan kerana bertafakkur. Adapun sebab pertimbangannya ialah kerana persamaannya dalam pandangan dan pendengaran di antara manusia. Adapun tentang tafakkurnya ialah pada apa yang kekal dan yang binasa. Dan terkumpul pula dalam peribadinya sifat-sifat kesantunan dan kesabaran. Tidak ada sesuatu yang boleh menyebabkan dia menjadi marah, ataupun menjadikannya membenci. Dan terkumpul dalam peribadinya sifat berhati-hati dalam empat perkara, iaitu: Suka membuat yang baik-baik dan melaksanakannya untuk kepentingan ummat dalam hal-ehwal mereka yang berkaitan dengan dunia mahupun akhirat, agar dapat dicontohi oleh yang lain. Baginda meninggalkan yang buruk, agar dijauhi dan tidak dibuat oleh yang lain. Bersungguh-sungguh mencari jalan yang baik untuk maslahat ummatnya, dan melakukan apa yang dapat mendatangkan manfaat buat ummatnya, baik buat dunia ataupun buat akhirat.
Read More >>

Kamis, 14 Juli 2011

TERNYATA ORANG CACAT INI MALAH MENYUMBANG BUKAN MENGEMIS, BAGAIMANA DENGAN KITA?

Jika anak ini bisa membantu,
mengapa “kita yang lebih baik” tidak?

Ia berjalan di depan meja ‘donation’,
kami berpikir: ‘dia akan lewat…’
derm1

“Saya ingin menyumbang!” Ia menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.

derm2

Kami semua tak bisa berkata-kata, ia memberikan semua yang diperolehnya kepada Lembaga Amal dengan usahanya sendiri.

derm3

“Saya masih punya uang.” Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya.

derm4

Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan … menyumbang!

derm5

Orang Bijak Mengatakan,

” Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, Kita BUKAN hanya sedang membantu orang atau mahkluk lain, Namun sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih bahagia. Temukan kebahagiaan dengan memberi “

Read More >>